Bagaimana Niat Puasa Asyura untuk Dapat Keutamaan Puasanya?

2022-08-19 12:39:18

puasa asyura - Puasa asyura adalah ibadah puasa sunnah yang dilaksanakan di bulan Muharram. Muharram adalah bulan pertama dalam sistem penanggalan hijriah. Tidak hanya itu, Muharram adalah salah satu dari 3 bulan yang dimuliakan dalam Islam. oleh sebab itu, puasa asyura menjadi sangat sayang untuk dilewatkan.

Tetapi, apa niat puasa asyura kisah di baliknya? Cari tahu jawabannya di sini yuk!

Puasa asyura

Puasa asyura adalah salah satu puasa yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW. Puasa asyura dilaksanakan di tanggal 10 bulan Muharram.

Bukan tanpa alasan, anjuran ini didasarkan oleh keutamaan puasa asyura itu sendiri. Bahkan Rasul pun memberi tahu anjuran untuk melakukan puasa asyura di lebih dari 1 riwayat.

Selain itu, niat puasa asyura dan doa buka puasa asyura pun harus diketahui agar ibadah sunnah tersebut dapat dijalankan dengan benar.

Keutamaan puasa asyura

Keutamaan puasa asyura tidak hanya berasal dari kekhususan bulannya. Puasa asyura akan membawa berkah berupa kelebihan pahala kepada orang Islam yang melaksanakannya, menurut Imam al-Izz bin Abdus Salam melansir dari laman resmi Muslim.or.id

Akan tetapi, tidak hanya itu. Berikut 5 keutamaan puasa asyura:

  1. Diampuni dosa 1 tahun lalu

Keutamaan puasa asyura yang pertama adalah dosa 1 tahun lalu orang yang berpuasa asyura akan diampuni oleh Allah SWT.

Hal ini sesuai dengan perkataan Rasul dalam hadits berikut yang artinya:

"Rasulullah SAW ditanya mengenai puasa Asyura, beliau menjawab, 'Puasa Asyura dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu.' (HR. Muslim)."

Akan tetapi, dosa yang dimaksud menurut penjelasan para ulama hanyalah dosa-dosa kecil.

  1. Menjadi puasa yang diwajibkan sebelum Puasa Ramadhan

Keutamaan puasa asyura kedua yaitu menjadi puasa yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam.

Akan tetapi, hal ini kemudian ditinggalkan setelah adanya perintah kewajiban berpuasa Ramadhan yang diturunkan oleh Allah.

Hal ini sesuai dengan perkataan Ibnu Umar yang artinya:

“Nabi dahulu puasa ‘Asyura dan memerintahkan manusia agar berpuasa pula. Ketika turun kewajiban puasa Ramadhan, puasa ‘Asyura ditinggalkan”

  1. Muharram bulan yang “haram”

Puasa asyura yang dilaksanakan pada bulan Muharram menjadi keutamaan puasa asyura berikutnya.

Hal ini disebabkan oleh dijadikannya Muharram sebagai 1 dari 4 bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT, yang dikenal dengan istilah asyharul hurum.

Pernyataan ini sesuai dengan hadits Rasul yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang artinya:

"Zaman itu berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram. Tiga bulan berturut-turut yaitu Zulkaidah, Zulhijah dan Muharram dan bulan Rajab Mudhar yang terletak antara Jumadil akhir dan Sya’ban." (H.R. Bukhari dan Muslim).

Niat puasa asyura

Niat puasa asyura wajib diucapkan sebelum mulai melaksanakan ibadah puasa sunnah ini.

Adapun waktu yang dianjurkan untuk membaca niat ialah pada malam hari sebelum melaksanakan puasa asyura.

Akan tetapi, tidak apa bila dibaca setelah bangun tidur di hari melaksanakan puasa asyura, selama belum memasukkan makanan dan minuman ke dalam tubuh.

Berikut niat puasa asyura:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma aasyuuraa-a lilaahi ta'aalaa)

Artinya: Saya niat puasa Asyura karena Allah ta'ala.

Doa buka puasa asyura

Doa buka puasa asyura hendaknya dibaca sebelum membatalkan puasa karena telah terdengar suara azan magrib.

Meski tidak wajib, membaca doa buka puasa asyura akan membawa keberkahan dan pahala yang lebih.

Berikut doa buka puasa asyura:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

(Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah)

Artinya: "Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki"

Tata cara puasa asyura

Puasa asyura adalah ibadah puasa sunnah yang telah dipraktikkan sejak sebelum masa Nabi Muhammad.

Pada awalnya, orang Yahudilah yang mempraktikkan puasa di hari ke-10 bulan Muharram ini.

Mereka melakukan puasa asyura sebagai tanda syukur karena Nabi Musa telah membawa Bani Israil menang melawan Firaun.

Akan tetapi, sejak hijrahnya Rasul dari Mekkah ke Madinah dan menjumpai tradisi orang Yahudi Yastrib(Madinah) yang berpuasa di tanggal 10 Muharram karena kemenangan Nabi Musa, Nabi Muhammad mulai melaksanakan puasa asyura.

Hal ini serupa dengan hadits riwayat Muslim, yang artinya sebagai berikut:

"Dari Ibnu Abbas RA, beliau berkata: 'Rasulullah saw hadir di kota Madinah, kemudian beliau menjumpai orang Yahudi berpuasa Asyura. Mereka ditanya tentang puasanya tersebut, lalu menjawab:

'Hari ini adalah hari dimana Allah SWT memberikan kemenangan kepada Nabi Musa AS dan Bani Israil atas Fir'aun. Maka kami berpuasa untuk menghormati Nabi Musa. Kemudian Nabi SAW bersabda: 'Kami (umat Islam) lebih utama memuasai Nabi Musa dibanding dengan kalian'. Lalu Nabi SAW memerintahkan umat Islam untuk berpuasa di hari Asyura." (HR Muslim)."

Hanya saja, sebagai pembeda dengan apa yang dilakukan orang Yahudi, Rasul menyarankan untuk berpuasa 1 hari sebelum puasa asyura, yang saat ini dikenal dengan istilah puasa tasua dari kata tis’ah dalam bahasa Arab yang berarti 9.

Hanya saja, Rasul lebih dulu wafat sebelum melaksanakan puasa tasua.

Dengan demikian, tidak mengapa bila Sahabat hanya mampu dan berkesempatan berpuasa di tanggal 10 Muharam atau asyura, tanpa melakukan puasa tasua.

Meski tidak dipungkiri, pahala yang didapat tentu lebih sedikit dibanding berpuasa di kedua hari tersebut.

Itulah informasi tentang puasa asyura, niat puasa asyura, keutamaan puasa asyura, serta tata cara puasa asyura. Semoga infonya bermanfaat ya.

Lagi cari info tentang asuransi syariah? Jangan bingung cari sumber yang kredibel, karena Wakalahmu menyediakan artikel-artikel yang bisa membantu Sahabat mengerti asuransi syariah secara singkat.

Atau sedang lihat-lihat contoh produk asuransi syariah? Pas banget! Sahabat bisa klik di sini untuk lihat beragam produk asuransi syariah yang ada di marketplace asuransi khusus syariah pertama di Indonesia!

Sahabat juga bisa kunjungi fitur kalkulator zakat untuk hitung jumlah zakat yang harus dibayar tanpa ribet.

Jadi, yuk cek Wakalahmu sekarang!

Foto: Freepik.com

Artikel Lainnya

Cara Mengisi Siskopatuh 2022 (Update Terbaru)

Yuk cari tahu cara mengisi Siskopatuh 2022 terbaru di artikel ini!
Baca sekarang

Macam-Macam Riba yang Wajib Kamu Ketahui

Hukum riba adalah haram. Tetapi, macam-macam riba apa saja ya yang tidak diperbolehkan? Jawabannya cari di sini yuk!
Baca sekarang

Kenali Bedanya Akad Tabarru dan Tijarah 

Sahabat pasti pernah mendengar akad tabarru dan akad tijarah dalam ekonomi Islam. Namun, apa kira-kira perbedaannya? Lihat selengkapnya di artikel ini ya!
Baca sekarang
Kontak WA Wakalahmu