Pentingnya Perencanaan Keuangan, Ini Tipsnya!

2021-11-08 21:16:45

Perencanaan keuangan - Pada umumnya, tiap individu memiliki setidaknya satu atau dua hari tertentu yang lebih spesial dari pada hari lainnya. Bahkan, beberapa orang ada yang menunggu hari tersebut datang dari jauh-jauh hari. Sebut saja seperti hari ulang tahun, hari jadi, ataupun hari di mana terjadi sesuatu yang menyenangkan, semisal hari cairnya gaji.

Namun, tidak sedikit juga yang mengeluh bahwa uang gaji yang didapat raib entah ke mana. Padahal belum lama sejak hari cairnya gaji dan banyak tujuan yang belum terpenuhi. Jika Sahabat pernah mengalami hal demikian, besar kemungkinan uang gaji Sahabat belum direncanakan pengelolaannya. Meski terlihat sepele, tetapi perencanaan keuangan atau yang sering disebut dengan istilah financial planning ini cukup krusial dalam membuat uang seseorang memenuhi semua tujuan yang yang telah ditentukan sebelumnya.

Lantas, bagaimana cara merencanakan keuangan yang tepat? Lalu sebenarnya apa perencanaan keuangan itu sendiri?

Ikuti artikelnya tips berikut ya Sahabat!

Apa Itu Perencanaan Keuangan

Perencanaan keuangan atau financial planning bisa dikatakan sebagai suatu usaha membuat rencana alokasi keuangan sesuai dengan jumlah dana yang ada, dengan tujuan untuk mencapai tujuan hidup tiap individu. Oleh karena itu, perencanaan keuangan sendiri tidak memiliki pola atau rumusan khusus dalam pelaksanaannya. Meski begitu, beberapa indikator dasar yang digunakan oleh para perencana keuangan bersertifikat umumnya sama, yakni tujuan hidup klien tersebut.

Tujuan hidup yang dimaksud pun sangat beragam dan biasanya tergantung kelompok usia masing-masing. Mulai dari memiliki tempat tinggal, menikah, berlibur ke negara tertentu, kualitas hidup yang tinggi, dana pendidikan, hingga tabungan untuk usia pensiun kelak.

Meski istilah ini mungkin asing bagi beberapa orang, perencanaan keuangan sendiri tidak hanya wajib dimiliki oleh perusahaan, tetapi juga individu. Pasalnya, melalui perencanaan keuangan yang tepat, uang yang dimiliki bisa diperuntukkan ke hal-hal yang memang diperlukan untuk mempercepat realisasi tujuan hidup, di samping memenuhi kebutuhan dasar dan keperluan hiburan. Singkatnya, tiap uang yang dikeluarkan memang berarti dan tidak ada nilai pemborosan di dalamnya.

Setelah tahu pengertian perencanaan keuangan dan arti pentingnya, lantas bagaimana cara simpel dan mudah dalam merencanakan keuangan?

Tips Cara Merencanakan Keuangan

Ada beberapa tips perencanaan keuangan yang dapat dilakukan tiap individu. Wakalahmu merangkum setidaknya lima poin ini untuk langsung bisa membuat rencana keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

  1. Membuat Tujuan Keuangan yang Spesifik

Tentu tahap ini menjadi dasar dari perencanaan keuangan. Pasalnya, hal inilah yang jadi dasar untuk menentukan besaran alokasi masing-masing pengeluaran dan berapa pemasukan yang dibutuhkan nantinya.

Mengapa harus spesifik? Karena jika tujuan keuangan terlalu umum, bisa dipastikan alokasi dana pun tidak akan maksimal. Karena tujuan keuangan biasanya bersifat jangka panjang, tentu hal ini harus spesifik dan berada di skala prioritas tertinggi.

  1. Mencatat Pendapatan dan Pengeluaran Bulanan

Setelah mengetahui tujuan keuangan, mengetahui pendapatan dan pengeluaran tiap bulannya menjadi hal yang wajib diperhatikan. Karena pada poin ini, seseorang dapat mengetahui kebiasaan dan kecenderungan pengeluarannya.

Melakukan poin ini juga secara langsung akan mempermudah seseorang untuk mengetahui basic needs mereka yang nantinya akan disesuaikan lagi dengan tujuan keuangan yang telah ditentukan pada poin sebelumnya.

  1. Sedia Rencana Manajemen Risiko

Saat seseorang telah memiliki tujuan keuangan, langkah yang harus dipersiapkan adalah memiliki rencana manajemen risiko. Mengapa poin ini dibutuhkan?

Seperti yang kita tahu, rata-rata tujuan keuangan seseorang bersifat jangka panjang, atau setidaknya baru bisa tercapai dalam waktu tahunan. Sementara, seseorang menjalani kehidupan hari ke hari, dari detik ke menit lalu ke jam.

Di sisi lain, kemungkinan risiko pasti ada di tiap individu. Baik risiko sementara ataupun risiko tetap. Oleh karena itu, jika tidak memiliki rencana manajemen risiko yang baik pada saat proses realisasi tujuan keuangan, dikhawatirkan rencana tersebut gagal atau tertunda, karena alokasi dana berpindah untuk mengatasi risiko yang menghampiri tadi.

  1. Menabung dan Investasi

Barulah jika ada sisa dana setelah dialokasikan untuk kebutuhan dasar dan mendesak, dana tersebut dialokasikan ke instrumen investasi yang sesuai profil risiko Sahabat, ataupun ditabung.

Akan tetapi, perlu diingat juga. Jika menabung, nilai uang akan kalah dengan inflasi. Akan tetapi, kepastian dan kestabilan dana lebih terjamin. Sementara investasi, nilai uang jauh di atas inflasi dan otomatis nilai tersebut berkembang. Namun, perlu diingat bahwa dalam investasi, apapun profil risikonya, pasti akan ada risiko yang harus siap diterima.

  1. Cek dan Pantau Teratur

Di sinilah proses yang membuktikan apakah rencana keuangan tersebut sesuai dan benar-benar yang terbaik untuk seseorang atau belum. Karena, sebaik apapun rencana, jika belum dilakukan trial and error, masih belum teruji kecocokannya.

Tidak hanya itu, kondisi keuangan seseorang pun ada kalanya dinamis. Oleh karena itu, rencana keuangan sebaiknya dicek dan dipantau secara berkala, sesuai dengan kondisi keuangan seseorang.

Manfaat Merencanakan Keuangan

  1. Tahu Kondisi Keuangan

Seseorang yang telah menghasilkan uang, pada umumnya akan berusaha merasa cukup dengan besaran penghasilan yang telah diterima. Pada beberapa kasus, bisa jadi memang benar sudah cukup. Akan tetapi, bisa saja itu terjadi karena tidak adanya perencanaan keuangan. Sehingga, seseorang akan menjalani hidupnya mengalir bagai air, tanpa memikirkan tujuan hidupnya yang sebenarnya dan berusaha merealisasikan tujuan tersebut.

Akan tetapi, jika seorang individu melakukan perencanaan keuangan, otomatis mereka sadar akan apa tujuan yang ingin mereka capai. Dengan begitu, muncullah keperluan-keperluan untuk merealisasikan tujuan itu dan akan terlihat sisa akhir dari penghasilan tersebut. Jika sisanya lebih dari yang direncanakan, maka uang bisa dikembangkan. Namun jika kurang, bisa ditargetkan untuk menambah sumber penghasilan.

  1. Perlindungan Aset

Merencanakan keuangan bisa menjadi cara Sahabat mengamankan dan bahkan menambah aset atau komoditas yang dapat menghasilkan uang. Mengapa bisa demikian?

Pasalnya, seseorang akan sadar dengan kondisi keuangannya secara detail jika memiliki perencanaan keuangan. Sehingga, jika terdapat kebutuhan akan suatu barang atau jasa, bisa memilih metode pembayaran yang terbaik bagi keuangan dan aset yang telah dimiliki.

Atau, jika sedang mendapat dana lebih, alokasi dana tersebut bisa maksimal. Semisal, alih-alih menghabiskan kelebihan dana tersebut untuk pengeluaran bersifat hiburan –yang alokasi dananya sudah cukup, bisa dialokasikan untuk membeli aset tambahan, seperti emas, peer to peer lending, reksadana, atau membeli barang berharga bernilai investasi.

  1. Bebas Cemas

Perlu diingat, bahwa poin ini hanya akan tercapai setelah Sahabat memiliki dan mulai menjalankan perencanaan keuangan. Pasalnya, Sahabat mungkin akan merasa sulit dan terkekang karena belum terbiasa membuat pengeluaran berdasarkan rencana, bukan berdasarkan keinginan.

Namun, justru itulah proses yang nantinya akan membuat Sahabat terbebas dari rasa cemas. Dengan memiliki rencana keuangan dan terbiasa menjalankan rencana tersebut, Sahabat tidak perlu lagi khawatir akan defisit atau memiliki pengeluaran tak terkendali. Karena semua histori pengeluaran dan pemasukan lengkap ada di list perencanaan keuangan yang Sahabat miliki.

Itu dia artikel tentang perencanaan keuangan, mulai dari pengertian, cara, dan manfaatnya. Semoga Sahabat berhasil menyusun perencanaan keuangan sendiri dan menjalankannya ya.

Semoga informasinya bermanfaat ya. Untuk kemudahan mendapatkan produk proteksi syariah untuk sahabat, Wakalahmu sebagai marketplace asuransi khusus syariah pertama di Indonesia hadir menawarkan beragam pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan sahabat.

Referensi foto: Unsplash

Artikel Lainnya

Begini Cara Kerja Asuransi Demam Berdarah

Yuk baca lagi tentang cara kerja asuransi demam berdarah di artikel ini!
Baca sekarang

4 Perbedaan Asuransi Jiwa VS Asuransi Kesehatan

Sahabat pasti sudah dengar tentang asuransi jiwa. Akan tetapi, apa Sahabat tahu perbedaan asuransi jiwa dengan asuransi kesehatan yang cukup sering tertukar? Baca di artikel ini ya!
Baca sekarang

Inilah Pengertian Premi Asuransi

Istilah premi pasti tidak luput saat membahas asuransi. Namun, apa itu premi asuransi? Cari tahu di artikel ini ya Sahabat!
Baca sekarang
Kontak WA Wakalahmu