Tata Cara Itikaf untuk Laki-laki dan Perempuan

29 Mar 2022

tata cara itikaf - Itikaf adalah ibadah yang sangat dianjurkan dilakukan saat bulan Ramadhan. Terutama bila telah memasuki 10 malam terakhir Ramadhan. Akan tetapi, itikaf pada dasarnya adalah ibadah yang dapat dilakukan kapan saja. Namun, melakukannya pada 10 malam terakhir Ramadhan menjadi spesial karena dianjurkan oleh Rasul. Akan tetapi, bagaimana tata cara itikaf? Apakah pelaksanaan itikaf hanya diam saja di dalam masjid?

Pastiin jawabannya di artikel berikut yuk!

Tata Cara Itikaf Bagi Laki-laki dan Perempuan

Itikaf adalah salah satu ibadah yang dapat dikerjakan untuk menggapai malam qadr atau lailatul qadr.

Sebagaimana yang telah diketahui, beribadah pada malam lailatul qadr mendatangkan pahala dan keberkahan yang berlipat ganda jika dibandingkan dengan malam lainnya.

(Baca juga: Apa Itu Syariah dalam Islam?)

Namun, bukan berarti itikaf hanya berdiam diri di masjid tanpa melakukan apa-apa sudah termasuk ibadah. Ada tata cara itikaf yang harus diperhatikan agar ibadah itikaf Sahabat sukses.

Oleh sebab itu, berikut beberapa tata cara itikaf yang bisa Sahabat ikuti:

  1. Niat Itikaf

Tata cara itikaf yang pertama adalah membaca niat.

Niat perlu dibaca sebelum melakukan itikaf, salah satunya untuk membedakan yang hanya di masjid untuk keperluan lain dengan sengaja meniatkan untuk beribadah itikaf

Para ulama sepakat bahwa letak niat adalah di dalam hati. Oleh sebab itu, sangat tidak apa-apa bila tidak melafalkan bacaan niat.

(Baca juga: Kalau Ada Ciri-Ciri Berikut di Kamu, Waspada Kamu Sedang Merasa Hasad Ya!)

Akan tetapi, mengucapkan niat juga hukumnya sunah menurut para ulama, karena membantu untuk menghadirkan niat tersebut di dalam hati.

Berikut niat itikaf yang harus dilakukan.

  1. Berwudu

Tata cara itikaf yang kedua adalah melakukan wudu.

Berwudu merupakan langkah awal dalam melakukan beragam ibadah. Pasalnya, dengan berwudu seseorang telah menyucikan dirinya dari hadas kecil dan kotoran-kotoran.

(Baca juga: Ini Dia Lembaga yang Jamin Kehalalan Transaksi Keuangan Kamu!)

Sehingga, kondisi tubuh telah kembali suci dan siap mengerjakan ibadah wajib ataupun sunah lainnya.

Berwudu sendiri merupakan kegiatan yang mendatangkan pahala. Bahkan, menjaga kondisi tetap dalam berwudu merupakan suatu amalan yang dianjurkan

  1. Salat

Tata cara itikaf ketiga ialah salat.

Salat yang dapat dilakukan ialah salat wajib maupun salat sunah. Seperti yang telah diketahui, salat wajib hanya terdiri dari 5 waktu.

Untuk memaksimalkan ibadah, maka lakukanlah salat sunah. Salat sunah apa saja yang dapat dilakukan saat melakukan itikaf?

(Baca juga: Lagi Berencana Punya Asuransi Syariah? Perhatikan Betul Hal Berikut Ya!)

Sahabat dapat mengerjakan salat sunah duha, salat sunah tarawih, salat sunah witir, salat sunah rawatib yang dikerjakan sebelum salat wajib, salat tahajud, salat malam, serta salat hajat.

  1. Zikir

Zikir adalah tata cara itikaf selanjutnya yang dapat Sahabat lakukan.

Setelah melakukan salat, baik salat wajib ataupun sunah, Sahabat dapat berzikir sambil beristirahat.

Bacaan zikir yang dapat dibaca pun cukup beragam. Mulai dari kalimat tasbih atau subhanallah, kalimat tahmid atau alhamdulillah, serta kalimat takbir atau Allahu akbar.

Sahabat dapat menggabungkan ketiga kalimat di atas serta menambahkannya dengan istigfar serta kalimat tahlil atau laa ilaaha illa Allah sebagai variasi zikir.

(Baca juga: Transaksi Keuangan yang Halal Dalam Islam)

Lakukan zikir beberapa kali, dengan khusyuk dan fokus.

Pasalnya, selain untuk meminta ampun, zikir pun dapat dilakukan sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah.

  1. Membaca Selawat

Tata cara itikaf kelima ialah membaca selawat kepada Nabi Muhammad.

Selain berzikir, membaca selawat kepada Nabi Muhammad juga dianjurkan saat itikaf. Pasalnya, dengan berselawat pada Rasul, akan meningkatkan kemungkinan Sahabat menerima syafaat Nabi Muhammad di akhirat nanti. Membaca selawat juga mendatangkan pahala.

(Baca juga: Ternyata Begini Lho Arti Amanah dalam Islam!)

Contoh bacaan selawat yang dapat diucapkan ialah:

“Allohumma, solli alaa sayyidinaa Muhammad wa ala alii sayyidinaa Muhammad.”

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.

  1. Membaca al-Quran

Tata cara itikaf keenam ialah membaca al-Quran.

Membaca al-Quran memiliki banyak manfaat. Tidak hanya mendatangkan pahala, membaca al-Quran dapat menaikkan status sosial atau derajat manusia di akhirat nanti.

(Baca juga: Pendapat Rasul tentang Sifat Amanah)

Kebaikan tersebut bisa didapatkan bagi Sahabat yang telah lancar membaca ataupun yang masih terbata-bata.

Memperbanyak baca al-Quran pun dapat menjadi salah satu cara bagi Sahabat untuk semakin melancarkan bacaan qurannya.

  1. Membaca Terjemahan atau Tafsir al-Quran

Tata cara itikaf selanjutnya adalah membaca terjemahan atau tafsir al-Quran.

Seringkali, seseorang belum mendapatkan makna yang utuh dari ayat Quran yang telah dibacanya apabila tidak membaca terjemah ataupun tafsir dari ayat yang dibaca.

Hal ini wajar karena al-Quran menggunakan bahasa Arab. Oleh sebab itu, akan sangat beruntung apabila Sahabat memahami bahasa Arab.

(Baca juga: Kamu Mau Kerjasama Bisnismu Berkah? Coba Cek Artikel Ini!)

Dengan membaca terjemah dan tafsir al-Quran, informasi yang berupa hikmah, kebijaksanaan, cerita para Nabi terdahulu, atau peringatan terhadap orang-orang yang ingkar dapat Sahabat pahami secara utuh.  

Hal yang cukup sulit diperoleh apabila hanya membaca ayat Qurannya saja.

  1. Berdoa

Berdoa adalah tata cara itikaf kedelapan yang dapat Sahabat lakukan.

Dengan berdoa, Sahabat dapat meminta ampun, mendekatkan diri, ataupun meminta agar hajat yang sedang dimiliki dapat segera terwujud.

Banyak hal yang dapat Sahabat ucapkan saat berdoa. Oleh sebab itu, sangat sayang untuk ditinggalkan apabila Sahabat sedang melakukan itikaf.

Itikaf dapat dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan. Akan tetapi, untuk perempuan pada umumnya akan disediakan tempat khusus yang memiliki kain penutup. Hal ini sesuai dengan anjuran syara’

(Baca juga: Pasti Pernah Dengar Kata Taawun? Ternyata Artinya Seperti Ini...)

Itu dia sekilas informasi tentang tata cara itikaf bagi laki-laki dan perempuan. Semoga infonya bermanfaat ya.

Untuk kemudahan mendapatkan produk proteksi syariah untuk sahabat, Wakalahmu sebagai marketplace asuransi khusus syariah pertama di Indonesia hadir menawarkan beragam pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan sahabat.

Tidak hanya itu, tersedia juga kalkulator zakat untuk bantu Sahabat hitung jumlah zakat yang harus dibayar.

Yuk, cek Wakalahmu sekarang!

Foto: Unsplash.com

Coba produk Wakalahmu


Asuransi Kendaraan Syariah

Solusi yang baik untuk melindungi kendaraan Anda
Lihat

Asuransi Perjalanan Syariah

Solusi yang baik untuk memberikan rasa tenang dalam perjalanan Anda
Lihat

Asuransi Kecelakaan Diri Syariah PLUS

Solusi yang baik untuk memberikan rasa aman dalam beraktifitas di masa Pandemi
Lihat

Mu’awanah Kebajikan

Solusi untuk mengoptimalkan kebaikan Anda
Lihat

Asuransi Rumah Tinggal Syariah

Solusi yang baik untuk perlindungan rumah tinggal Anda
Lihat

Artikel Lainnya

Waktu Sholat Tahajud Terbaik + Tata Cara, Niat, dan Doa Sholat Tahajud

waktu sholat tahajud - Waktu sholat tahajud mesti diketahui apabila Sahabat memiliki niat untuk melaksanakan ibadah sunah yang satu ini....
Baca sekarang

Kenapa Zakat Fitrah Wajib? Ternyata Ini Tujuan Mengeluarkan Zakat Fitrah

tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah - Sebagai seorang Muslim, mengetahui tujuan mengeluarkan zakat fitrah rasanya perlu untuk dilakukan. Pasalnya, dengan...
Baca sekarang

Gak Hanya Istilah, Ini Dia 10 Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

perbedaan bank syariah dan bank konvensional - Tidak hanya istilah yang dipakai, perbedaan bank syariah dan bank konvensional ada banyak...
Baca sekarang

Pengertian Dana Tabarru, Istilah yang Bikin Asuransi Syariah jadi Boleh

Dana tabarru adalah - Dana tabarru adalah hal yang wajib diperhatikan dan diketahui ketika akan membeli produk asuransi syariah. Pasalnya,...
Baca sekarang

Peristiwa Luar Biasa dalam Peradaban Islam yang Terjadi di Bulan Dzulhijjah

Dzulhijjah - Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang cukup penting dalam sejarah Islam. Pasalnya, bulan Dzulhijjah menjadi latar berbagai...
Baca sekarang

Asuransi di Mata Ustadz Abdul Somad, Adi Hidayat, Khalid Basalamah, Buya Yahya. Cek di Sini!

hukum asuransi dalam islam - Hukum asuransi dalam Islam adalah hal penting dan mendasar untuk diketahui. Pasalnya, akan berbahaya apabila...
Baca sekarang

Qurban Pelosok Negeri

[Satu klik untuk penyaluran qurban terbaik] Idul Adha sudah tak lagi lama. Jika Sahabat merayakannya dengan berkurban, tentu harus segera...
Baca sekarang

Syarat-Syarat Hewan Kurban yang Sesuai Syariat Islam

syarat hewan kurban - Syarat hewan kurban menjadi penting diketahui sebelum membeli hewan kurban. Pasalnya, jika ternyata kondisi hewan kurban...
Baca sekarang

Doa Menyembelih Hewan Kurban Untuk Orang Lain Dan Diri Sendiri

doa menyembelih hewan kurban untuk orang lain - Mengetahui doa menyembelih hewan kurban untuk orang lain dan diri sendiri adalah...
Baca sekarang



Kontak WA Wakalahmu