Intip 5 Risiko Reksadana Syariah Agar Investasi Optimal

28 Feb 2022

risiko reksadana syariah - Melakukan investasi pada instrumen investasi syariah tentu lebih unggul. Hal ini hanya berlaku bagi Sahabat yang tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga kebermanfaatan maksimal dari keuntungan tersebut. Salah satu instrumen investasi tersebut ialah reksadana syariah. Meski risiko reksadana syariah tergolong cukup rendah, tentu aspek risiko tersebut tetap ada.

Lantas, apa saja risiko reksadana syariah yang perlu diperhatikan? Cek jawabannya di sini!

Risiko Reksadana Syariah

Meskipun reksadana syariah memberikan imbal hasil yang cukup signifikan, aspek risiko tetap ada dalam semua kegiatan investasi.

Oleh sebab itu, simak yuk 5 risiko reksadana syariah berikut:

  1. Penurunan nilai

Risiko reksadana syariah pertama ialah penurunan nilai.

Risiko ini dapat terjadi apabila harga unit reksadana sedang anjlok. Jika hal seperti itu terjadi, bukan tidak mungkin jumlah modal yang Sahabat investasikan di jenis reksadana pilihan Sahabat berkurang nilainya.

Tentu pada saat mengalami kerugian, apalagi jika penurunan nilainya cukup besar, akan muncul kemungkinan panik dan was-was karena merasa rugi. Meski bukan tidak mungkin nilai tersebut bisa kembali naik.

Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi Sahabat agar memilih reksadana syariah yang sesuai dengan profil risiko Sahabat.

  1. Likuiditas

Risiko reksadana syariah kedua adalah risiko likuiditas.

Likuiditas reksadana syariah dapat menjadi risiko karena ada kemungkinan pihak manajer investasi (MI) telat atau menunda pengiriman dana reksadana yang telah Sahabat jual ke rekening pribadi milik investor.

(Baca juga: Cara Simpel Atur Keuangan Pribadimu)

Namun, pemerintah telah membuat peraturan untuk mengatasi keterlambatan pencairan atau redemption seperti ini. Yakni dengan menetapkan maksimal 7 hari kerja untuk pengiriman dana ke rekening pribadi investor.

  1. Ekonomi dan politik

Risiko reksadana syariah selanjutnya adalah ekonomi dan politik.

Pada dasarnya, risiko ini tidak hanya terjadi pada instrumen investasi reksadana. Mulai dari emas hingga efek saham tidak akan lepas dari risiko yang satu ini.

Oleh sebab itu, akan lebih baik apabila Sahabat terus memperbarui wawasan tentang kondisi politik dan ekonomi luar negeri juga dalam negeri, agar dapat membuat keputusan investasi yang presisi.

(Baca juga: Langkah Mudah untuk Atur Pengeluaran Rumah Tangga)

  1. Wanprestasi

Risiko reksadana syariah selanjutnya adalah wanprestasi.

Sederhananya, wanprestasi dapat diartikan sebagai gagal memenuhi kewajiban, yakni gagal bayar.

Oleh karena itu, di sinilah perlunya mempelajari track record manajer investasi dengan cukup detail. Pasalnya, untung rugi investasi reksadana Sahabat dipengaruhi secara langsung oleh MI pilihan Sahabat.

Oleh sebab itu, di beberapa aplikasi investasi penyedia reksadana memiliki indikator penilaian tertentu yang mengurutkan seluruh MI berdasarkan peringkat kinerja mereka.

(Baca juga: 9 Langkah Mudah untuk Atur Keuangan Pribadimu)

Hal ini diharapkan dapat membantu Sahabat dalam mempertimbangkan MI yang akan dipilih untuk dibeli unit reksadananya.

  1. Ketidakpastian imbal hasil

Jika Sahabat ingin berinvestasi di reksadana syariah, tentu Sahabat harus terbuka dengan kemungkinan risiko yang satu ini.

Pasalnya, nilai aktiva bersih (NAB) reksadana yang terus naik dan turun tentu saja membuat imbal hasil atau keuntungan investasi Sahabat tidak pasti jumlahnya.

Oleh sebab itu, lagi-lagi memilih reksadana syariah yang cocok dengan profil risiko Sahabat dapat membantu memperkecil risiko ketidakpastian imbal hasil ini.

Itulah informasi singkat tentang risiko reksadana syariah. Semoga bermanfaat ya.

Tetapi, tetap ingat untuk menyediakan lebih dulu dana darurat dan dana manajemen risiko ya Sahabat.

Salah satu cara mempersiapkan manajemen risiko yakni dengan asuransi. seperti yang sudah diketahui, saat ini tersedia versi asuransi umum atau konvensional dan asuransi syariah.

(Baca juga: Konsul dengan Wakalahmu di Sini Yuk!)

Asuransi syariah adalah asuransi yang cara kerjanya sesuai dengan syariat Islam. Tidak hanya itu, ada beberapa keuntungan asuransi syariah yang tidak ada di asuransi umum lho.

Wakalahmu sebagai marketplace khusus asuransi syariah pertama dan satu-satunya menyediakan produk asuransi syariah sesuai kebutuhan.

Wakalahmu selalu senang dan siap membantu Sahabat bila memiliki pertanyaan terkait produk asuransi syariah yang cocok untuk Sahabat, di sini.

Sahabat pun dapat langsung menghubungi Wakalahmu dengan mengakses langsung IG dan Facebook Wakalahmu lho.

Yuk, cek Wakalahmu sekarang!

Foto: Freepik.com

Coba produk Wakalahmu


Asuransi Kendaraan Syariah

Solusi yang baik untuk melindungi kendaraan Anda
Lihat

Asuransi Perjalanan Syariah

Solusi yang baik untuk memberikan rasa tenang dalam perjalanan Anda
Lihat

Asuransi Kecelakaan Diri Syariah PLUS

Solusi yang baik untuk memberikan rasa aman dalam beraktifitas di masa Pandemi
Lihat

Mu’awanah Kebajikan

Solusi untuk mengoptimalkan kebaikan Anda
Lihat

Asuransi Rumah Tinggal Syariah

Solusi yang baik untuk perlindungan rumah tinggal Anda
Lihat

Artikel Lainnya

Waktu Sholat Tahajud Terbaik + Tata Cara, Niat, dan Doa Sholat Tahajud

waktu sholat tahajud - Waktu sholat tahajud mesti diketahui apabila Sahabat memiliki niat untuk melaksanakan ibadah sunah yang satu ini....
Baca sekarang

Kenapa Zakat Fitrah Wajib? Ternyata Ini Tujuan Mengeluarkan Zakat Fitrah

tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah - Sebagai seorang Muslim, mengetahui tujuan mengeluarkan zakat fitrah rasanya perlu untuk dilakukan. Pasalnya, dengan...
Baca sekarang

Gak Hanya Istilah, Ini Dia 10 Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

perbedaan bank syariah dan bank konvensional - Tidak hanya istilah yang dipakai, perbedaan bank syariah dan bank konvensional ada banyak...
Baca sekarang

Pengertian Dana Tabarru, Istilah yang Bikin Asuransi Syariah jadi Boleh

Dana tabarru adalah - Dana tabarru adalah hal yang wajib diperhatikan dan diketahui ketika akan membeli produk asuransi syariah. Pasalnya,...
Baca sekarang

Peristiwa Luar Biasa dalam Peradaban Islam yang Terjadi di Bulan Dzulhijjah

Dzulhijjah - Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang cukup penting dalam sejarah Islam. Pasalnya, bulan Dzulhijjah menjadi latar berbagai...
Baca sekarang

Asuransi di Mata Ustadz Abdul Somad, Adi Hidayat, Khalid Basalamah, Buya Yahya. Cek di Sini!

hukum asuransi dalam islam - Hukum asuransi dalam Islam adalah hal penting dan mendasar untuk diketahui. Pasalnya, akan berbahaya apabila...
Baca sekarang

Qurban Pelosok Negeri

[Satu klik untuk penyaluran qurban terbaik] Idul Adha sudah tak lagi lama. Jika Sahabat merayakannya dengan berkurban, tentu harus segera...
Baca sekarang

Syarat-Syarat Hewan Kurban yang Sesuai Syariat Islam

syarat hewan kurban - Syarat hewan kurban menjadi penting diketahui sebelum membeli hewan kurban. Pasalnya, jika ternyata kondisi hewan kurban...
Baca sekarang

Doa Menyembelih Hewan Kurban Untuk Orang Lain Dan Diri Sendiri

doa menyembelih hewan kurban untuk orang lain - Mengetahui doa menyembelih hewan kurban untuk orang lain dan diri sendiri adalah...
Baca sekarang



Kontak WA Wakalahmu